Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

yes

Featured Slider Styles

[Boxedwidth]

Display Trending Posts

yes

Display Instagram Footer

No

Dark or Light Style

Kenapa Tengkorak Bayi Lebih Lunak DIbanding Orang Dewasa?


Kenapa Tengkorak Bayi Lebih Lunak DIbanding Orang Dewasa?
Kenapa Tengkorak Bayi Lebih Lundak Daripada Orang Dewasa? Tengkorak bayi memang tercipta lunak untuk memudahkan bayi melewati jalan lahir. Jika tengkorak kepala bayi sudah terbentuk, tentu saja si ibu tidak akan mudah mengejan dan mendorong bayi keluar dari rahim. Ubun-ubun memungkinkan kepala beradaptasi dengan jalan lahir yang sempit dan tetap melindungi otak yang lunak dari cedera parah saat lahir. Selain itu, ternyata pertumbuhan otak bayi baru lahir sampai umur 2 tahun adalah yang tercepat, Nah, ubun-ubun yang masih lunak ini memungkinkan tengkoraknya untuk ‘lentur’ dan ikut bertumbuh seiring bertambah besarnya otak bayi. Bayangkan jika tempurung kepala bayi baru lahir sudah keras seperti orang dewasa, berarti tidak ada ruang lagi untuk otak bayi tumbuh. Itulah sebabnya tengkorak bayi masih lunak, agar selalu ada ruang fleksibel yang mengikuti pertumbuhan otak si Kecil. 
Read more »
by
0 Comments
Polah Tingkah Bayi Ketika Tidur Sesuai Dengan Umur

Polah Tingkah Bayi Ketika Tidur Sesuai Dengan Umur

Tidur bagi bayi banyak memiliki manfaat, selain merangsang perkembangan otaknya, juga hormon pertumbuhan yang dikeluarkan si bayi saat sedang tidur. Dengan tidur yang nyenyak, perkembangan otak bayi akan berjalan dengan maksimal sehingga kelak si bayi bisa tumbuh cerdas. Karenanya, tidur lelap dan nyaman sangat berperan dalam tumbuh kembang bayi, baik itu telentang, miring atau tengkurap. Posisi tidur bayi amat bermacam, dari telentang, miring hingga tengkurap. Biasanya, secara alamiah si bayi mengambil posisi tidur dengan menyesuaikan kondisi tubuhnya: Posisi Telentang Posisi ini lumrah dilakukan si bayi kala berusia 0 hingga 3 bulan, karena kemampuan si bayi yang belum bisa berguling. Disamping itu, posisi telentang adalah posisi paling aman yang dapat mengurangi resiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) hingga 50 %. SIDS ini diketahui sebagai sindrom meninggal secara mendadak yang dialami oleh bayi dengan tidur tengkurap. Posisi Miring Nah, untuk posisi ini, seba

100 Healthy Foods For Your Toddlers (Part 2)

100 Healthy Foods For Your Toddlers (Part 2)

36. Corn Thawed from frozen or fresh on the cob. Healthy pot cheese spread with assorted fruit on a plate. 37. Cottage Cheese Whole milk when possible. Serve it with fruit or try it during a Whipped pot cheese Dip. 38. Couscous Served like pasta with pesto or marinara, or as an entire grain side with butter or a touch vegetable oil. 39. Cucumbers Diced finely or shredded, peeled if needed. you'll also add them to smoothies for a burst of freshness. 40. Eggs Fried, hard-cooked, scrambled, or in egg muffins. 41. Figgs Fresh and diced or dried and softened in oatmeal. 42. Flaxseeds Ground, in smoothies, food, or sprinkled over yogurt. 43. Goat Cheese Spreadable chevre on toast or muffins, or crumbles on their own or with grains or pasta. 44. Grapes Quartered lengthwise to avoid choking. 45. Green Beans Steamed and diced, or roasted. Or sauteed as Sesame Green Beans. 46. Grits Cooked until soft with cheese or bite-size broccoli and chee

100 Healthy Foods For Your Toddlers (Part 1)

100 Healthy Foods For Your Toddlers (Part 1)

When you’re at a loss that healthy foods to feed your toddler, this list of 100 healthy foods for toddlers may be an excellent spot to start out. You’ll find healthy food for teenagers including fruits, vegetables, whole grains, legumes, dairy, meat, and more! Foods For Toddlers This toddler food list includes fresh fruit and vegetables, whole grains, healthy dairy, lean protein, and more to make sure that you simply have easy ideas to feed your toddler well. These are whole foods that are easy to self-feed because we all know that toddlers love their independence! And these foods for toddlers have a variety of the nutrients that our youngsters got to get older strong and healthy. How to Choose The Foods For Toddlers It’s such a lot of fun to start out solids with babies because they're wanting to eat most things (and because they haven’t yet learned the way to talk!). I feel if we channel that energy as we still feed our 1, 2, and 3-year-olds, it'd help us t

Kenapa Makanan Balita Harus Bervariasi

Kenapa Makanan Balita Harus Bervariasi

Seiring dengan pertumbuhan bayi yang cepat dan ukuran bayi menjadi besar, di usia 6 bulan ia perlu mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI). Makanan ini harus mencukupi kualitas gizi yang baik dan seimbang. Menurut pedoman organisasi kesehatan dunia (WHO), MPASI harus memenuhi empat syarat, yakni bernutrisi, bersih, aman, dan diberikan dalam jumlah yang tepat. Tidak jauh berbeda prinsipnya dengan makanan untuk balita Kamu. Memberi makanan kesukaan anak terus menerus memang buat senang hati. Tapi, jangan terlalu sering hingga melupakan makanan yang lain. Mengganti-ganti beberapa makanan yang Anda konsumsi sangatlah penting untuk membantu fungsi tubuh balita bekerja secara optimal. Tentu saja ini menghindarkan si kecil dari kekurangan nutrisi.Nah lho?. Kenapa Makanan Balita Harus Bervariasi Sebenarnya mengonsumsi suatu makanan secara terus menerus ternyata memiliki efek samping juga terutama pada pemenuhan kebutuhan nutrisi, prinsipnya adalah makanan yang dikonsumsi seha

Yuk Perhatikan Asupan Gizi Anak Agar Terhindar Dari Gizi Buruk

Yuk Perhatikan Asupan Gizi Anak Agar Terhindar Dari Gizi Buruk

Asupan nutrisi anak sangat memengaruhi kesehatannya. Jika orangtua tidak bisa memenuhi kebutuhan gizi anak dengan baik, akan ada banyak masalah kesehatan yang bisa terjadi. Salah satu masalah gizi yang cukup parah di Indonesia adalah kurangnya asupan protein dan kalori pada balita yang menyebabkan beberapa masalah kesehatan balita yang puncaknya pada gizi buruk. Beberapa diantaranya adalah: Marasmus Marasmus adalah kondisi kurang gizi yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya asupan energi harian. Padahal seharusnya, penting untuk mencukupi kebutuhan energi setiap harinya guna mendukung semua fungsi organ, sel, serta jaringan tubuh. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sebenarnya bisa mengalami marasmus. Namun, kondisi ini paling sering dialami oleh usia anak-anak yang biasanya terjadi di negara-negara berkembang. Bahkan menurut data dari UNICEF, kekurangan asupan zat gizi merupakan salah satu dalang penyebab kematian pada anak-anak di bawah usia 5 tahun. Kasus in

Bisakah Obat Pencahar Balita Dicampur Susu Formula?

Bisakah Obat Pencahar Balita Dicampur Susu Formula?

Kamu mungkin pernah mendengar saran soal aturan jangan minum obat dengan susu formula atau jangan minum susu formula setelah minum obat. Katanya bila minum susu setelah minum obat ataupun sebaliknya, efek obatnya akan hilang karena dinetralisir oleh susu. Benarkah begitu?. Ternyata hal itu bukan mitos belaka. Menurut dr Galih Linggar Astu Sp.A, memang benar bahwa pemberian beberapa jenis obat sebaiknya tidak berbarengan dengan susu formula, misalnya tetrasiklin, ciprofloxacin, atau obat yang mengandung fe seperti pada obat penambah darah, mg atau Al pada obat maag. Kalsium pada susu bersifat mengikat molekul dengan cara membuat gumpalan sehingga molekul obat yang diminum tidak seluruhnya diserap tubuh. Akibatnya, obat tidak bekerja secara optimal di dalam tubuhnya. Oleh karena itu, dr Galih menyarankan harus ada jeda antara pemberian obat dengan pemberian susu formula, agar efek obat dan proses penyerapannya di dalam tubuh anak dapat berlangsung efektif.  "Disa

[name=Zefy Arlinda] [img=http://res.cloudinary.com/momsodell/image/upload/v1521166151/Zefy.jpg] [description=Hai Saya Zefy, Hobi Makan-makan | Memasak | Jalan-Jalan.] (facebook=https://www.facebook.com/arlindazefy) (twitter=https://twitter.com/zarlinda) (instagram=https://www.instagram.com/zefyarlinda/)