Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

yes

Featured Slider Styles

[Boxedwidth]

Display Trending Posts

yes

Display Instagram Footer

No

Dark or Light Style

9 Cara Menjaga Kesehatan Bayi Kamu


Bayi memang membawa kebahagiaan dan keceriaan. Tiba-tiba, rumah menjadi ramai, dan setiap hari hidup Kamu tak pernah lepas dari si kecil. Karena itu, wajib bagi Kamu untuk mengupayakan semua cara demi menjaga kesehatan bayi. Suatu hal yang tampaknya sederhana bisa saja berakibat fatal untuk kesehatan bayi.


Untuk memudahkan mengingatnya, berikut adalah 9 cara yang harus Kamu lakukan demi menjaga kesehatan bayi:

1. Jangan Pernah Tinggalkan Bayi Sendirian

Hanya butuh satu detik untuk membuat hal buruk terjadi. Jadi, jangan pernah tinggalkan bayi sendirian atau tanpa pengawasan. Meninggalkan bayi sendirian bisa menimbulkan bahaya yang tak pernah diduga sebelumnya.

Misalnya Kamu terpaksa harus menyelesaikan pekerjaan lain, jangan pernah tinggalkan bayi tanpa pengawasan dari orang dewasa lainnya.

2. Jangan Abaikan Tangisan Bayi

Bayi memang mudah sekali menangis, terutama di tahun-tahun pertamanya. Menangis bisa saja merupakan tanda bahwa ia lapar, sakit, atau butuh diapersnya diganti.

Bila Kamu merasa bahwa tangis bayi tidak seperti biasanya, maka cobalah teliti dan bila perlu minta ahli kesehatan untuk membantu. Mungkin tidak ada masalah yang serius, tapi paling tidak Kamu sudah memastikan bukan?

3. Jangan Abaikan Ekspresi Bayi

Si kecil mungkin tidak bisa bicara, tapi tidak berarti ia tidak mampu mengekspresikan diri. Cobalah beri perhatian lebih saat tingkah laku si kecil tidak biasa, atau malah menunjukkan ekspresi wajah yang berbeda.

Oya, memberi respon terhadap reaksi bayi secepat mungkin ternyata juga mempererat bonding antara orangtua dan bayi.

4. Sembarangan Naik Sepeda Motor Bersama Bayi

Hal yang satu ini banyak sekali terjadi di Indonesia. Terlebih bila si kecil sudah duduk sendiri, biasanya kita malah mendudukkannya di depan.

Padahal mengajak bayi naik sepeda motor sebetulnya tidaklah aman. Bayi umumnya masih belum bisa duduk tenang dalam waktu yang lama, keseimbangan tubuh mereka pun belum terbangun dengan sempurna. Saat duduk sendiri di depan, ada kemungkinan mereka akan jatuh meski didudukkan di depan pengendara motor.

Untuk itu, akan lebih baik bila mengajak si kecil duduk di tengah sambil menggunakan gendongan, bisa gendongan monyet atau yang lain yang terasa nyaman dan aman saat harus mengendarai sepeda motor.

5. Jangan Pernah Bertengkar Di Depan Bayi

Bayi sangatlah sensitif. Bila Kamu seringkali bertengkar di depan si kecil, hormon kortisol (hormon penyebab stres) dan tekanan darah bayi bisa saja meningkat. Selain itu pola tidur si kecil bisa saja terganggu dan menjadi mudah rewel.

6. Jangan Pernah Takuti Bayi

Kita biasanya menakut-nakuti anak agar mereka mau lebih mendengarkan kita. Menakuti anak dengan tujuan agar ia patuh, bukanlah sebuah cara yang bijak. Membuat anak patuh dengan cara seperti ini malah bisa menghasilkan keadaan yang sebaliknya dari tujuan kita.

Contohnya, menakuti anak bahwa ayamnya akan mati bila ia tidak mau menghabiskan makanannya. Anak akan tahu kita berbohong bila ia melihat kenyataan bahwa ayamnya tidak mati, saat ia tidak menghabiskan makanannya. Walhasil, anak pun tidak percaya lagi dengan perkataan kita dan ia pun akan semakin membangkang.

7. Jangan Lupa Membuat Rumah Kamu Aman Bagi Bayi

Sangatlah penting untuk membuat rumah kita aman bagi bayi, terutama bila ia telah mulai merangkak atau belajar berjalan. Pastikan laci-laci selalu terkunci, jauhkan handphone, laptop dari jangkauannya. Pastikan ia tidak bisa menjangkau stop kontak listrik.

8. Membuka Jendela Untuk Kesehatan Bayi

Beberapa rumah memang memiliki fasilitas air conditioner (AC) di seluruh ruangan yang membuat udara luar tidak masuk rumah. Sekilas rumah memang tampak steril dari debu di luar maupun angin.

Padahal, menutup rapat rumah akan membuat bayi gampang sakit ketika ia terpapar udara bebas. Apalagi jika bayi terus-terusan beraktivitas di dalam ruangan, seperti di rumah dan mall.

Bagi yang tinggal di rumah kecil sederhana pun, upayakan ada sinar matahari yang masuk ke dalam rumah dan jendela dengan ventilasi yang baik. Hal ini dapat mencegah udara di dalam rumah menjadi pengap.

9. Jangan Pernah Ceroboh Saat Menggendong Bayi

Struktur tubuh bayi masih sangat lunak. Itulah mengapa mereka perlu digendong dengan sangat hati-hati. Pastikan Kamu telah menyangga kepala dan lehernya saat menggendong. Jangan biarkan anak-anak atau kakaknya menggendong si kecil, paling tidak sampai ia berumur beberapa bulan. Sekali lagi pastikan setiap orang yang menggendong bayi harus menyangga kepala dan leher/tengkuknya juga.
QuickEdit

You Might Also Like

No comments

Post a Comment

[name=Zefy Arlinda] [img=http://res.cloudinary.com/momsodell/image/upload/v1521166151/Zefy.jpg] [description=Hai Saya Zefy, Hobi Makan-makan | Memasak | Jalan-Jalan.] (facebook=https://www.facebook.com/arlindazefy) (twitter=https://twitter.com/zarlinda) (instagram=https://www.instagram.com/zefyarlinda/)